
Workshop Teknologi 5G Bersama ZTE Corporation
PT Mora Jaya Persada mengikuti workshop eksklusif teknologi 5G yang diselenggarakan ZTE Corporation, mempersiapkan tim teknis menghadapi era infrastruktur generasi baru.

Sebanyak 10 engineer PT Mora Jaya Persada mengikuti workshop eksklusif bertajuk "5G Infrastructure Readiness" yang diselenggarakan oleh ZTE Corporation Indonesia pada tanggal 2-4 September 2024 di ZTE Training Center, Jakarta. Workshop ini merupakan bagian dari program capacity building untuk mitra konstruksi ZTE di Indonesia.
Materi Workshop 5G
Workshop selama 3 hari ini mencakup materi komprehensif tentang teknologi 5G, mulai dari fundamental teori 5G NR (New Radio), arsitektur jaringan 5G SA (Standalone) dan NSA (Non-Standalone), hingga praktik langsung instalasi dan komisioning perangkat 5G ZTE.
Rizky Hidayat, S.T., Manager Teknik yang memimpin delegasi, menyatakan bahwa workshop ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi tim. "Teknologi 5G membawa perubahan signifikan dalam cara kita membangun dan mengelola infrastruktur telekomunikasi. Perangkat 5G seperti AAU (Active Antenna Unit) memiliki berat dan dimensi yang lebih besar, memerlukan teknik instalasi yang berbeda," jelasnya.
Praktik Instalasi Massive MIMO
Salah satu sesi yang paling bermanfaat adalah hands-on practice instalasi Massive MIMO antenna ZTE. Peserta mempelajari prosedur mounting, alignment, dan komisioning AAU 64T64R yang merupakan konfigurasi standar untuk deployment 5G. Sesi ini dipandu langsung oleh engineer ZTE dari China yang memiliki pengalaman deployment 5G di berbagai negara.
Selain materi teknis, workshop juga membahas aspek safety khusus untuk pekerjaan 5G. Berat perangkat 5G yang lebih besar (AAU bisa mencapai 40-60 kg) memerlukan prosedur lifting dan rigging yang lebih ketat. Peserta juga mempelajari tentang paparan radiasi RF dari perangkat Massive MIMO dan prosedur kerja aman di dekat antena aktif.
Sertifikasi dan Rencana Lanjutan
Setelah mengikuti workshop, seluruh peserta mendapatkan sertifikat "ZTE 5G Certified Installer" yang berlaku selama 2 tahun. Sertifikasi ini menjadi prasyarat bagi kontraktor yang ingin mengerjakan proyek-proyek 5G ZTE di Indonesia.
PT Mora Jaya Persada merencanakan untuk mengirim batch kedua engineer ke workshop serupa pada awal tahun 2025, dengan target memiliki minimal 25 engineer bersertifikasi 5G. Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memposisikan diri sebagai kontraktor yang siap menangani proyek 5G dari berbagai vendor.



