
Proyek Tower BTS 4G di Kepulauan Bangka Belitung Selesai
PT Mora Jaya Persada menyelesaikan pembangunan 15 tower BTS 4G di Kepulauan Bangka Belitung untuk meningkatkan cakupan sinyal di wilayah kepulauan.

Proyek pembangunan 15 tower BTS 4G di Kepulauan Bangka Belitung yang dikerjakan PT Mora Jaya Persada untuk Telkomsel telah resmi selesai dan diserahterimakan. Proyek senilai Rp 4.2 miliar ini berlangsung selama 8 bulan dan mencakup pembangunan tower di Pulau Bangka dan Pulau Belitung.
Tantangan Logistik Kepulauan
Pembangunan tower di wilayah kepulauan memiliki tantangan unik yang berbeda dengan proyek di daratan Sumatera. Logistik material merupakan tantangan terbesar, dimana beberapa lokasi site hanya dapat dijangkau melalui jalur laut menggunakan kapal tongkang. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga sering menghambat jadwal pengiriman material.
Andi Pratama, S.T., Project Manager, menjelaskan strategi yang diterapkan untuk mengatasi tantangan logistik. "Kami menggunakan pendekatan batching, dimana material untuk beberapa site dikirim sekaligus dalam satu tongkang untuk mengoptimalkan biaya dan waktu. Kami juga menyiapkan buffer stock di gudang transit Pangkalpinang untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman," jelasnya.
Sebaran Lokasi dan Spesifikasi
Dari 15 tower yang dibangun, 10 tower berlokasi di Pulau Bangka (tersebar di Pangkalpinang, Sungailiat, Belinyu, Mentok, dan Toboali) dan 5 tower di Pulau Belitung (Tanjungpandan, Manggar, dan Gantung). Jenis tower bervariasi antara SST (Self-Supporting Tower) dengan ketinggian 42-72 meter dan monopole dengan ketinggian 30-40 meter.
Setiap tower dilengkapi dengan infrastruktur pendukung lengkap meliputi: pondasi beton bertulang, shelter perangkat dengan AC, panel listrik dengan genset backup, grounding system, dan pagar pengaman. Seluruh pekerjaan CME mengikuti standar spesifikasi Telkomsel yang ketat.
Salah satu pencapaian signifikan dalam proyek ini adalah penerapan teknik pondasi micropile di beberapa lokasi dengan kondisi tanah rawa. Teknik ini terbukti efektif mengatasi masalah daya dukung tanah yang rendah, menghasilkan pondasi yang stabil dan tahan lama.
Dampak Peningkatan Cakupan
Dengan selesainya proyek ini, cakupan sinyal 4G Telkomsel di Bangka Belitung meningkat 35%, menjangkau lebih banyak desa dan wilayah pesisir yang sebelumnya hanya mengandalkan sinyal 2G/3G. Peningkatan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama sektor pariwisata dan perikanan yang membutuhkan konektivitas internet yang andal.



