Regulasi Baru Menara Telekomunikasi 2024: Dampak dan Peluang

Pemerintah menerbitkan regulasi baru tentang pembangunan menara telekomunikasi yang menekankan estetika, keamanan, dan sharing infrastructure. Analisis dampak bagi industri.

Industri 25 Maret 2024 Admin
Regulasi Baru Menara Telekomunikasi 2024: Dampak dan Peluang

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerbitkan regulasi baru yang mengatur pembangunan menara telekomunikasi di Indonesia. Regulasi yang mulai berlaku pada April 2024 ini membawa beberapa perubahan signifikan yang berdampak pada industri konstruksi telekomunikasi.

Kewajiban Menara Camouflage

Salah satu perubahan utama adalah kewajiban penggunaan menara camouflage atau desain estetis di kawasan urban dan area heritage. Menara konvensional tipe SST dan monopole yang selama ini mendominasi akan secara bertahap digantikan oleh desain yang lebih ramah visual, seperti menara berdesain pohon, tiang lampu, atau terintegrasi dengan street furniture.

Regulasi ini juga memperkuat kebijakan menara bersama (sharing infrastructure) dimana operator telekomunikasi diwajibkan untuk berbagi infrastruktur menara apabila secara teknis memungkinkan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi jumlah menara yang berdiri dan meminimalkan dampak visual serta lingkungan.

Standar Keamanan Konstruksi

Dari sisi keamanan, regulasi baru mensyaratkan standar konstruksi yang lebih ketat, termasuk kewajiban perhitungan beban angin menggunakan standar terbaru SNI dan kewajiban inspeksi struktural berkala setiap 3 tahun oleh lembaga inspeksi terakreditasi.

PT Mora Jaya Persada melihat regulasi ini sebagai peluang sekaligus tantangan. Sebagai peluang, kebutuhan retrofit dan upgrade tower existing untuk memenuhi standar baru akan menciptakan pasar jasa baru yang signifikan. Perusahaan juga sudah memiliki pengalaman membangun tower camouflage yang akan semakin dibutuhkan.

Langkah Antisipatif Perusahaan

Sebagai langkah antisipatif, PT Mora Jaya Persada telah memulai pengembangan kapabilitas dalam desain dan pembangunan menara camouflage. Tim engineering telah mengikuti training khusus dan perusahaan menjalin kerjasama dengan supplier menara camouflage dari China untuk mendapatkan teknologi dan desain terkini.

Budi Santoso, S.T., Direktur Operasional, menyampaikan bahwa perusahaan siap menghadapi perubahan regulasi. "Setiap perubahan regulasi selalu membawa peluang baru bagi perusahaan yang mampu beradaptasi dengan cepat. Kami yakin dengan kapabilitas dan pengalaman yang dimiliki, PT Mora Jaya Persada akan tetap menjadi pemain utama di industri ini," tegasnya.