Penanaman 1000 Pohon di Area Bekas Proyek Konstruksi

PT Mora Jaya Persada menyelenggarakan program penanaman 1000 pohon di area bekas proyek konstruksi sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan.

CSR 22 April 2024 Admin
Penanaman 1000 Pohon di Area Bekas Proyek Konstruksi

Bertepatan dengan Hari Bumi (Earth Day) tanggal 22 April 2024, PT Mora Jaya Persada menyelenggarakan program penanaman 1000 pohon di tiga lokasi bekas area proyek konstruksi tower di Sumatera Selatan. Program bertajuk "Mora Hijau" ini melibatkan 120 karyawan beserta keluarga dan masyarakat sekitar.

Lokasi dan Jenis Tanaman

Lokasi penanaman tersebar di tiga titik: Kabupaten Banyuasin (400 pohon), Kabupaten Musi Banyuasin (350 pohon), dan Kabupaten Ogan Ilir (250 pohon). Jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi ekologi setempat, meliputi pohon mahoni, trembesi, ketapang kencana, dan beberapa jenis pohon buah lokal.

Dwi Cahyono, S.K.M., Manager K3 yang juga menangani aspek lingkungan perusahaan, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari kebijakan lingkungan perusahaan sesuai ISO 14001:2015. "Setiap proyek konstruksi yang kami kerjakan pasti memiliki dampak terhadap lingkungan sekitar. Program penanaman pohon ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk mengembalikan keseimbangan ekologi," jelasnya.

Pelaksanaan dan Perawatan

Kegiatan dimulai dengan briefing singkat tentang teknik penanaman yang benar, pemilihan lokasi tanam yang optimal, serta perawatan bibit pada minggu-minggu awal. Seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan meskipun cuaca cukup terik. Beberapa anak karyawan turut berpartisipasi, menjadikan kegiatan ini juga sebagai edukasi lingkungan bagi generasi muda.

Untuk memastikan keberlangsungan pohon yang ditanam, PT Mora Jaya Persada bekerja sama dengan kelompok tani setempat untuk melakukan perawatan dan monitoring selama 6 bulan pertama. Perusahaan mengalokasikan dana pemeliharaan dan akan melakukan evaluasi survival rate pada bulan ke-6 dan ke-12.

Capaian Program Mora Hijau

Program Mora Hijau telah berjalan sejak tahun 2020 dengan total lebih dari 3000 pohon ditanam di berbagai lokasi. Berdasarkan survei terakhir, survival rate pohon dari program sebelumnya mencapai 78%, yang tergolong baik untuk program reforestasi di area bekas konstruksi.

Selain penanaman pohon, perusahaan juga menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle dalam operasional proyek. Material sisa konstruksi seperti potongan besi, kayu bekisting, dan kabel dipilah dan dikelola melalui mitra pengelola limbah bersertifikat.