
Proyek CME Telkomsel Batch 2 Selesai dengan Hasil Memuaskan
Pekerjaan CME (Civil, Mechanical, Electrical) untuk 50 lokasi Telkomsel Batch 2 di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung berhasil diselesaikan dengan hasil quality assessment yang memuaskan.

PT Mora Jaya Persada telah menyelesaikan proyek CME (Civil, Mechanical, Electrical) Telkomsel Batch 2 yang mencakup 50 lokasi site di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Proyek yang dimulai pada kuartal kedua 2023 ini berhasil diselesaikan tepat waktu dengan hasil quality assessment rata-rata 95% dari standar yang ditetapkan Telkomsel.
Lingkup Pekerjaan CME
Pekerjaan CME yang dilakukan mencakup berbagai komponen infrastruktur site telekomunikasi, antara lain: pembangunan dan renovasi pondasi tower, konstruksi shelter perangkat, instalasi grounding system, pemasangan panel listrik dan backup power, serta pekerjaan landscaping dan drainase site.
Andi Pratama, S.T., yang menjabat sebagai Project Manager, menjelaskan bahwa tantangan utama proyek ini adalah luasnya area kerja yang tersebar di dua provinsi. "Kami harus mengelola 50 site yang berlokasi di area urban, suburban, hingga rural dengan kondisi akses dan medan yang sangat bervariasi. Kunci keberhasilannya adalah planning yang detail dan mobilisasi tim yang efisien," tuturnya.
Manajemen Tim dan Inovasi
Untuk menjaga efisiensi, tim dibagi menjadi 5 regu kerja yang masing-masing bertanggung jawab atas 10 site. Setiap regu dipimpin oleh site supervisor berpengalaman dan didukung oleh foreman, tukang, dan helper yang kompeten. Koordinasi harian dilakukan melalui sistem reporting digital yang memungkinkan monitoring progress real-time.
Salah satu inovasi yang diterapkan dalam proyek ini adalah penggunaan precast concrete untuk pondasi shelter. Dibandingkan metode konvensional cor in-situ, metode precast mampu mempercepat waktu pengerjaan per site hingga 30% dengan konsistensi kualitas yang lebih terjamin. Inovasi ini mendapat apresiasi dari tim quality Telkomsel.
Keselamatan dan Peluang Lanjutan
Aspek K3 juga menjadi prioritas sepanjang proyek. Tim HSE melakukan inspeksi rutin ke setiap site dan memastikan semua pekerja menggunakan APD sesuai standar. Selama 8 bulan pelaksanaan proyek, tidak terjadi satu pun kecelakaan kerja yang mengakibatkan lost time injury (LTI).
Keberhasilan proyek CME Batch 2 ini telah membuka peluang untuk proyek Batch 3 yang direncanakan mencakup 75 lokasi site baru pada tahun 2025.



